Rabu, 02 Oktober 2013

GPU PES 2014 Bermasalah



bagi yang baru main PES 2014 mungkin akan mengalami hal yang sama seperti saya, YA...! GPU dan VRAM tidak terbaca.

ada yang bilang solusinya pake file loader, tapi di laptop saya gak ngaruh, masih tetep gak bisa.
setelah  nyari-nyari di forum, akhirnya dapat pencerahan dari forum nvidia.



setelah nginstall pertama kali, saat ngebuka spesifikasi pes 2014 yang keluar biasanya begini:








cara agar GPU dan VRAM-nya bisa kebaca caranya masuk ke NVIDIA control panel:
kalo gak ada di klik kanan dekstop biasanya ada di pojok kanan bawah di notification area.






setelah masuk ke NVIDIA control panel klik 'add "run with graphics processor" to context menu'










kemudian tutup NVIDIA control panel, dan pilih file "pesEdit" atau file pes2014.exe kemudian 'run with graphics processor', dan pilih "High-performance NVIDIA processor"








dan hasil cek spesifikasinya adalah sebagai berikut:


cara seperti ini  sebenarnya agak repot, karena setiap pengen main PES2014 harus selalu run dengan "High-performance NVIDIA processor" karena kalo tidak, GPU dan VRAM tetap enggak kebaca seperti sebelumnya.

Senin, 13 Agustus 2012

macam-macam tipe pekicau di twitter

udah 2 tahun lebih gue ngetweet, dari jaman si @poconggg masih jomblo ngenes sampe jadi calon playboy.
dari sekian banyak hal yg gue following di twitter banyak sekali jenis-jenis orang yg gue temuin:


1. Manusia Random
Biasanya mahluk-mahluk seperti @raditiadika, @wowkonyol @poconggg @shitlicious
 @yeahmahasiswa yang termasuk jenis ini. bisa di bilang mereka pelawak di twitter dan sangat mudah untuk menjadikan suatu tweet menjadi TTWW.

2. Remaja Galau
Kalo jenis yang ini biasanya isi tweetnya selalu berisi keluhan. entah mantannya,pacarnya,kucing tetangganya, atau nyamuk yang numpang di kamarnya. kalo lagi enggak galau mereka suka nge retweet kata-kata bijak yang puitis-puitis gitu..

3. Orang Pacaran
ini salah satu pengguna yang cukup menyebalkan. mereka sangat sering mengumbar-ngumbar kemesraan di khalayak banyak dan nampaknya kurang respek pada para tuna asmara...

4. Tukang Pamer
kebanyakan isi tweetnya gini: "alhamdulillah baru beli iphone7" "aduh..! gak sengaja gue ngebakar cepean merah...!?!?!" "aduh gak nyangka IP aku semester ini 4,75 ! kira-kira yang lain bisa gak ya kayak aku??? " 
mungkin karena mereka ini twitter menciptaka tombol unfollow..

5. Para fans Jpop dan Kpop
mungkin dari sekian banyak user mereka ini yang susah di mengerti.
biasanya jenis yg gini ngetweet "aduhh kenapa shouyoung sama shompeng sihh!?!?"
bener-bener deh.. bagi gue nama orang korea itu terdengar sama di kuping gue. 
mungkin mereka yang satu perguruan saja dapat saling memahami tweet seperti itu.


mungkin ada beberapa yang kita gak suka yg orang tweet di twitter... tapi begitulah dunia twitter. :))

Jumat, 16 Maret 2012

Mahasiswa atau Preman Beralmameter?!

sebenernya gue males juga posting-posting hal yang sensitif kaya gini. mungkin aja nanti bakal di demo oleh aktifis-aktifis yang kritis dan menjunjung tinggi terhadap aspirasi rakyat.



saat ini lagi rame-ramenya di bahas tentang kenaikan harga BBM.. dari politisi,dosen,om-om di ponsel, sampe anak smp juga protes naiknya harga minyak ini.. dan gue sebagai mahasiswa atau anak ke 2 dari 3 bersaudara. cuek-cuek aja.. bukannya gue apatis. tapi kalo harga BBM naik toh nggak ngaruh juga sama IP gue. gak bikin susah wisuda.
malah peraturan yang bikin jurnal ilmiah sebagai syarat kelulusan gak pernah di demo.

Tapi yang bikin gue kecewa adalah para rekan-rekan sesama mahasiswa yang demo sampe ricuh-ricuh.. ngerusak barang orang lah.. bikin macet lah..
gue yakin. gak semua mahasiswa gitu. (ya emang gak gitu)
kadang gue mikir jangan-jangan yang sering demo ky gitu cuma preman atau pengangguran yang di bayar sama seorang politikus busuk.
di mana-mana mahasiswa gak bakalan bolos biar di bayar sekalipun buat panas-panasan sambil teriak teriak. bahkan nuntut sby mundur sampe mecah-mecahin bingkai foto. lo aja gak bisa mimpin diri sendiri nyuruh-nyuruh sby turun.

sebagai sesama mahasiswa gue cuma bisa bilang. kalo anda benar-benar mahasiswa, bener-bener kuliahnya. cara merubah indonesia gak cuma bisa protes-protes. jangan mau jadi alat politik orang licik.

wassalam..

Senin, 06 Februari 2012

Tipe-Tipe Dosen

yah.. setelah satu semester akhirnya saya mendapatkan IP 3.05 cukup beruntung untuk gue seorang mahasiswa yang kerjanya mboongin & selalu nyontek tugas.


berdasarkan pantauan selama 1 semester. gue mendapatkan tipe-tipe dosen sebagai berikut:



1. Dosen Normal

Dosen yang ini normal-normal aja. Kadang telat, kadang on time. Kalo nggak bisa ngajar ngasi kabar dulu. Di kelas juga ngajar aja selayaknya seorang dosen, kadang ngasi quiz dan tugas. Dan ketika waktu ujian, kalo kamu belajarnya bener, kamu bisa dapet A, kalo enggak belajar ya.. kamu bisa nggak lulus.

2. Dosen Killer


5 Menit sebelum kelas dimulai beliau sudah duduk rapih di mejanya. Proyektor sudah menyala, papan tulis sudah bersih dan spidol sudah siap. Ketika waktunya tiba, kelas pun dimulai. Beliau mulai mengabsen mahasiswa-nya satu persatu. Kamu datang hanya 2 menit setelah absen selesai, tapi tiada ampun bagimu.
20 menit kelas berjalan, si beliau ini sedang konsentrasi menjelaskan materi kuliah hari ini, semua tampak memperhatikan, dan ada beberapa yang mencatat. Namun tiba-tiba terdengar suara obrolan di belakang. Teguran keras dan ancaman langsung keluar dari mulutnya. Dan ternyata, ada mahasiswa yang tidur! Betapa besar nyalinya. Beliau pun membangunkan mahasiswa tersebut, dan membombardirnya dengan beberapa pertanyaan sulit. Sang mahasiswa yang masih setengah sadar hanya bisa terdiam, dan beliau pun langsung mengusirnya sambil menyuruhnya untuk cuci muka. Kuliah pun berjalan kembali, semua mata tertuju ke depan, ketakutan.
Beberapa minggu kemudian, nilai ujian pun keluar. Kamu sudah belajar keras untuk mendapatkan nilai bagus di kelas ini, sampe-sampe kamu begadang 2 malam. Ternyata, nilai kamu C. Selamat ya. Udah bisa lulus aja untung kalo sama dosen yang ini.

3. Dosen Tua

Dosen-dosen tua biasanya memiliki pengetahuan yang mendalam dalam bidang studinya, dan juga mempunyai segudang pengalaman untuk dibagi. Karena sudah tua, biasanya mereka nggak aneh-aneh waktu ngajar. Dan biasanya kelas berakhir sebelum waktunya karena dosen tua lebih cepat lelah. Mereka juga cenderung tidak pelit dalam hal memberi nilai.
Kelemahannya hanya 1, karena mereka sudah tua, biasanya gaptek. Kalo ngajar masih pake OHP atau slide manual, dan kalopun bisa pake komputer, nyalainnya bisa 15 menit sendiri.

4.Dosen Tidak Payah.

Spesies dosen berikut mungkin yang paling berbahaya.. Dengan serius menjelaskan slide-slidenya tetapi menyisipkan sebuah pertunjukkan stand up comedy di dalamnya, yang kadang humornya menyakiti perasaan mahasiswa. bahkan mengerjai mahasiswa seperti gambar di bawah ini.


5. Dosen Gaib

ini salah satu jenis dosen yang paling banyak populasinya di kampus gue. Dosen-dosen gaib itu biasanya punya kerjaan selain ngajar di kampus, dan cuma ke kampus kalo mau ngajar. Nggak banyak yang kenal mukanya, soalnya emang jarang keliatan.
Hari pertama kelas, datengnya telat. Abis itu cuma bagiin silabus dan ngejelasin apa yang bakal dipelajarin di kuliah ini secara singkat, dan kelas pun berakhir setelah hanya satu jam. Minggu-minggu setelahnya, kadang datang kadang tidak. Waktu nggak datang, nggak ada kabar dan nggak jelas bakal ada kelas pengganti ato enggak. Palingan si asistennya aja yang gantiin atau ngasi tugas.
Waktu ujian tiba, kamu pun belajar seadanya dari buku, karena sebenernya kamu dan temen-temen nggak ngerti-ngerti amat sama mata kuliah ini gara-gara dosennya gaib. Dan setelah nilai keluar, kamu pun bingung kenapa nilai kamu segitu. Benar-benar gaib.

6. Dosen Baik 

Defisini dosen baik itu singkat, padat dan jelas : Dosen yang tidak macam-macam dan memberi kamu nilai A.
 


Sumber:
Copyright Malesbanget.com 2011
dengan beberapa perubahan.



Minggu, 04 Desember 2011

Sindrom Minamata


Hasil Copas dari Wikipedia. semoga bermanfaat



Penyakit Minamata atau Sindrom Minamata adalah sindrom kelainan fungsi saraf yang disebabkan oleh keracunan akut air raksa.

Gejala-gejala sindrom ini seperti kesemutan pada kaki dan tangan, lemas-lemas, penyempitan sudut pandang dan degradasi kemampuan berbicara dan pendengaran. Pada tingkatan akut, gejala ini biasanya memburuk disertai dengan kelumpuhan, kegilaan, jatuh koma dan akhirnya mati.

Asal nama:
Penyakit ini mendapat namanya dari kota Minamata, Prefektur Kumamoto di Jepang, yang merupakan daerah di mana penyakit ini mewabah mulai tahun 1958. Pada waktu itu terjadi masalah wabah penyakit di kota Minamata Jepang. Ratusan orang mati akitbat penyakit yang aneh dengan gejala kelumpuhan syaraf. Mengetahui hal tersebut, para ahli kesehatan menemukan masalah yang harus segera di amati dan di cari penyebabnya. Melalui pengamatan yang mendalam tentang gejala penyakit dan kebiasaan orang jepang, termasuk pola makan kemudian diambil suatu hipotesis. Hipotesisnya adalah bahwa penyakit tersebut mirip orang yang keracunan logam berat. Kemudian dari kebudayaan setempat diketahui bahwa orang Jepang mempunyai kebiasaan mengonsumsi ikan laut dalam jumlah banyak. Dari hipotesis dan kebiasaan pola makan tesebut kemudian dilakukan eksperimen untuk mengetahui apakah ikan-ikan di Teluk Minamata banyak mengandung logam berat (merkuri). Kendian di susun teori bahwa penyakit tesebut diakibatkan oleh keracunan logam merkuri yang terkandung pada ikan. Ikan tesebut mengandung merkuri akibat adanya orang atau pabrik yang membuang merkuri ke laut. Penelitian berlanjut dan akihirnya ditemukan bahwa sumber merkuri berasal dar pabrik batu baterai Chisso. Akhirnya pabrik tersebut ditutup dan harus membayar kerugian kepada penduduk Minamata kurang lebih dari 26,6 juta dolar.







10 hal tentang Minamata:


1. Apa yang dimaksud dengan penyakit minamata?


Penyakit Minamata terjadi akibat banyak mengkonsumsi ikan dan kerang dari Teluk Minamata yang tercemar metil merkuri. Penyakit Minamata bukanlah penyakit yang menular atau menurun secara genetis. Penyakit ini ditemukan pertama kali di kota Kumamoto pada tahun 1956 dan pada tahun 1968 pemerintah Jepang menyatakan bahwa penyakit ini disebabkan oleh pencemaran pabrik Chisso Co., Ltd.

Metil merkuri yang masuk ke tubuh manusia akan menyerang sistem saraf pusat. Gejala awal antara lain kaki dan tangan menjadi gemetar dan lemah, kelelahan, telinga berdengung, kemampuan penglihatan melemah, kehilangan pendengaran, bicara cadel dan gerakan menjadi tidak terkendali. Beberapa penderita berat penyakit Minamata menjadi gila, tidak sadarkan diri dan meninggal setelah sebulan menderita penyakit ini.

Penderita kronis penyakit ini mengalami gejala seperti sakit kepala, sering kelelahan, kehilangan indera perasa dan penciuman, dan menjadi pelupa. Meskipun gejala ini tidak terlihat jelas tetapi sangat mengganggu kehidupan sehari-hari. Yang lebih parah adalah penderita congenital yaitu bayi yang lahir cacat karena menyerap metil merkuri dalam rahim ibunya yang banyak mengkonsumsi ikan yang terkontaminasi metil merkuri. Ibu yang mengandung tidak terserang penyakit Minamata karena metil merkuri yang masuk ke tubuh ibu akan terakumulasi dalam plasenta dan diserap oleh janin dalam kandungannya. Panyakit Minamata tidak dapat diobati, sehingga perawatan bagi penderita hanya untuk mengurangi gejala dan terapi rehabilitasi fisik. Disamping dampak kerusakan fisik, penderita Minamata juga mengalami diskriminasi sosial dari masyarakat seperti dikucilkan, dilarang pergi tempat umum dan sukar mendapatkan pasangan hidup.

2. Senyawa apakah merkuri organik itu?

Merkuri dikelompokkan menjadi merkuri anorganik dan merkuri organik (metil merkuri). Logam merkuri adalah merkuri anorganik yang digunakan dalam pembuatan lampu fluoresen, batere dan termometer. Metil merkuri adalah merkuri organik yang berbentuk serbuk putih dan berbau seperti belerang pada sumber air panas. Senyawa ini mudah terserap oleh organ pencernaan dan dibawa oleh darah ke dalam otak, liver dan ginjal bahkan ke dalam janin.

Merkuri anorganik dapat berubah menjadi metil merkuri karena ditransformasi oleh bakteri di perairan misalnya Desulfovibrio desulfuricans LS. Merkuri organik akan terserap oleh ikan dan kerang melalui insang atau saluran pencernaan. Metil merkuri yang terbentuk di perairan secara bertahap diakumulasi dalam tubuh ikan dan kerang dan konsentrasinya berlipat ganda dalam rantai makanan biota perairan. Contohnya merkuri dalam plankton diserap oleh ikan kecil dan jumlahnya berlipat sesuai dengan jumlah plankton yang dimakan ikan, kemudian ikan kecil dimakan oleh ikan besar dan merkurinya berlipat ganda. Beberapa polutan seperti metil merkuri dan dioksin yang dilepaskan ke lingkungan menunjukkan konsentrasi yang tinggi pada organisme yang menempati puncak rantai makanan.

Methylmercuri dalam ikan tidak dapat direduksi dengan memasaknya karena metil merkuri dalam ikan terikat erat pada protein dan pemanasan pada temperatur yang biasa digunakan saat memasak kecuali jika ikan dibakar pada suhu diatas 400 dan ikan akan menjadi arang.

3. Berapakah jumlah korban penyakit minamata

Hingga April 30 April 1997, jumlah penduduk Propinsi Kumamoto dan Kagoshima yang menyatakan diri sebagai korban Minamata disease berjumlah lebih dari 17.000 orang, sebanyak 2264 diantaranya telah diakui oleh Pemerintah dan 1408 diantaranya telah meninggal sebelum 31 Oktober 2000. Disamping itu 10.353 yang telah resmi dinyatakan sebagai penderita/korban Minamata menerima ganti rugi sebagai kompensasi. Sehingga jumlah penderita penyakit Minamata akibat keracunan merkuri dilaporkan sekitar 12.617 orang. Akan tetapi jumlah sesungguhnya masih belum diketahui secara pasti karena ada sebagian korban yang telah meninggal dunia sebelum dikeluarkannya pernyataan resmi oleh pemerintah dan terdapat pula sebagian korban yang enggan melapor karena malu. Penyakit ini tidak hanya terjadi di Minamata. Tahun 1965 penyakit Minamata menyerang warga yang tinggal di sepanjang Sungai Agano di Kota Niigata akibat pembuangan limbah merkuri oleh Showa Denko. Penyakit ini dikhabarkan juga terjadi di China dan Kanada. Sungai dan danau di Amazon dan Tanzania juga tercemar merkuri dan menimbulkan masalah kesehatan yang mengkhawatirkan.

4. Perusahaan apakah Chisso

Pabrik Chisso dimulai sebagai perusahaan energi hidroelektrik pada akhir jaman Meiji. Pada tahun 1908 Chisso membangun pabrik karbit di Minamata menggunakan energi listrik dan jauh sebelum memproduksi pupuk kimia telah menjadi perusahaan utama di Jepang.
Perkembangan Chisso seiring dengan perkembangan Minamata. Populasi penduduk terus meningkat dan Minamata menjadi salah satu kota industri terdepan kota Kumamoto. Mantan direktur pabrik ini bahkan menjabat sebagai walikota dan pengaruh Chisso pada pertumbuhan kota dan ketergantungan masyarakat menjadi lebih kuat.

Disamping memproduksi pupuk kimia, Chisso memproduksi asam asetat, vinil klorida dan pelemas plastik yang sangat penting dalam produksinya. Chisso bahkan menjadi perusahaan yang pertumbuhan ekonomi Jepang meningkat pesat pasca perang.

Sejak jaman Taisho (1912-1926), pencemaran laut oleh limbah Chisso telah menjadi masalah. Walaupun begitu dalam tahun 1932-1968, Chisso tetap menggunakan merkuri anorganik sebagai katalis untuk memproduksi asetaldehid yang digunakan untuk membuat asam asetat dan pelemas plastik dengan menghasilkan produk sampingan metil merkuri yang dibuang ke laut tanpa pengolahan limbah hingga tahun 1966.
Bahkan setelah diketahui sebagai penyebab penyakit Minamata, Chisso tetap menjalankan produksi. Dalam pengadilan pertama pada kasus penyakit Minamata, sikap pabrik yang tidak peduli ini mendapat kritikan keras.

5. Bagaimana kondisi Chisso pada saat ini?
Perusahaan Chisso berpusat di Tokyo dan dua pabrik lainnya terletak di Chiba dan Okayama selain di Minamata. Produk utama Pabrik Chisso di Minamata adalah kristal cair, pengawet, bahan pelembab, pupuk kimia, resin sintetis dan sebagainya. Pabrik di Minamata memiliki karyawan sebanyak 660 orang sampai September 2000 dan masih menjadi industri yang penting di Jepang.

Chisso memiliki hutang yang sangat besar untuk membayar kompensasi korban penyakit Minamata. Sejak tahun 1975 kondisi keuangan Chisso semakin memburuk. Karena terancam tidak mampu membayar hutangnya, pemerintah pusat dan daerah Kumamoto memberi dukungan dana sejak tahun 1978 dengan jumlah 256,8 milyar yen hingga akhir Maret 2000 dan Chisso harus mengembalikan sebesar 161,1 milyar yen untuk Pemerintah Kumamoto.
Jenis anggaran dan dana yang dikeluarkan
Jenis anggaran Jumlah dana termasuk bunga Keterangan
Anggaran untuk pasien 164 milyar yen Pembayaran kompensasi bagi pasien yang telah terdaftar
Anggaran untuk pengolahan lumpur 68,8 milyar yen Biaya pengolahan lumpur dan reklamasi pantai
Anggaran untuk rekonstruksi Chisso 12 milyar yen Dana untuk membangun Chisso
Anggaran pembayaran kompensasi bagi pasien yang belum terdaftar 12 milyar yen Pembayaran kompensasi bagi penderita yang belum terdaftar exempted
Jumlah 256,8 milyar yen



6. Apa yang terjadi di Teluk Minamata?

Lumpur di Teluk Minamata mengandung merkuri di atas 25 ppm dipulihkan dengan mengeruk sebagian lumpur dan mereklamasinya yang menghabiskan 48,5 milyar yen selama lebih dari 14 tahun. Biaya pemulihan ini ditanggung oleh pemerintah Kumamoto. Akibatnya sebagian Teluk Minamata diurug hingga menjadi daratan seluas 58 hektar. Kualitas air di Teluk Minamata saat ini menjadi air yang paling bersih dan jernih di Kumamoto dan masyarakat tidak takut lagi untuk berenang dan bermain di sana. Untuk mencegah tersebarnya ikan yang terkontaminasi merkuri, pemerintah memasang jaring isolasi di mulut teluk pada tahun 1974 dan mendata nelayan yang menangkan ikan di sana. Chisso membeli ikan yang ditangkap dari Teluk Minamata dan membuangnya.

Kandungan merkuri dalam ikan dan kerang di Minamata telah menurun sejak Chisso berhenti memproduksi asetaldehid. Pada tahun 1994, pemerintah Kumamoto menyebutkan bahwa tidak ada hewan yang mengandung merkuri dalam jumlah melebihi ambang batas yang ditetapkan pemerintah yaitu 0,04 ppm total merkuri dan 0,3ppm metil merkuri. Gubernur Kumamoto menyatakan Minamata telah aman pada bulan Juli 1997 dan jaring isolasi dilepas pada bulan Oktober, sehingga ikan dan kerang di Teluk Minamata telah aman seperti ikan dari daerah lain yang tidak tercemar.

Meskipun jaring isolasi telah diangkat dari laut, pemantauan kandungan merkudi dalam ikan dan kerang tetap dilakukan dua kali setiap tahunnya selama tiga tahun ke depan. Data menyeluruh tentang laut Minamata seperti kerusakan lingkungan yang sangat luas dan kesehatan penduduk setempat perlu disampaikan ke seluruh dunia agar dapat belajar dari kasus Minamata.

7. Ganti rugi apa yang diterima oleh para korban?

Penderita Minamatan dan Chisso membuat kesepakatan kompensasi pada bulan Juli 1973 berdasarkan keputusan pengadilan pada Maret 1973 yang menetapkan negosiasi langsung setelah persidangan. Korban yang telah terdaftar menerima ganti rugi sebesar 16-18 juta yen dan mendapat tambahan biaya pengeluaran tahunan untuk perawatan medis, biaya perawatan, pemakaman dan perawatan berendam di air panas, dan akupuntur . Disamping itu Chisso menggunakan bunga anggaran kompensasi untuk membiayai pemenuhan perlengkapan penderita Minamata, upah perawat, pembelian hadiah, terapi pijat dan transportasi ke rumah sakit. Bahkan bagi penderita yang belum terdaftar dan mengalami mati rasa pada tangan dan kaki akibat mengkonsumsi banyak ikan dan kerang, pemerintah Kumamoto dan Kagoshima akan membayar pengeluaran medis yang tidak tertanggung dalam asuransi kesehatannya serta untuk pengeluaran pengobatan lainnya sebesar 17.200 sampai 23.500 yen perbulan sampai November 2000 dalam Proyek terpadu pemulihan penyakit Minamata.
Setiap penderita Minamata baik yang telah meninggal maupun masih hidup dan memenuhi persyaratan telah tercemar oleh metil merkuri (kecuali korban yang telah terdaftar) bersedia untuk tidak menuntut Chisso lebih lanjut dan menerima ganti rugi sebesar 2,6 juta yen.

8. Apakah keinginan pasien penyakit minamata?

Lebih dari 40 tahun telah berlalu saat penyakit Minamata mulai merebak. Penderita Minamata 40 tahun adalah waktu yang harus mereka lalui dalam penderitaan dan perjuangan. Apa yang diinginkan penderita Minamata melalui pengadilan dan negosiasi melawan pemerintah dan Chisso adalah akibat sakit hati dan kekesalan karena menjadi korban dan tidak dipedulikan. Penderita juga mengharapkan kondisi korban untuk diperiksa dan diobati. Yang paling berat dialami oleh korban Minamatan adalah dikucilkan oleh masyarakat dan mereka menuntut untuk dapat dihargai sebagai manusia dan warga Minamata.
Tidak ada pengobatan tuntas bagi korban Minamata. Korban pergi ke rumah sakit untuk mengurangi gejala dan rehabilitasi. Ketika korban menjadi semakin tua, jumlah orang yang dirawat semakin dan membutuhkan bantuan perawatan di rumah semakin bertambah. Dalam masyarakat yang cepat menua ini, penderita berharap untuk dapat hidup di masyarakat tanpa khawatir dikucilkan masyarakat. Penderita yang dapat menggerakkan badannya agar diberi kesempatan untuk melakukan apa yang dapat dilakukannya. Meskipun berkebun dan mencari ikan adalah pekerjaan yang cukup berat, penderita dapat melakukannya setelah menjalani rehabilitasi. Beberapa penderita bekerja di perusahaan dan mereka telah beradaptasi dengan kondisinya. Walaupun begitu penilaian dan salah paham pada penderita Minamata tetap terjadi sehingga penderita tidak memberitahu orang lain bahwa ia menderita Minamata bahkan kepada keluarganya sendiri. Tetapi penderita lainnya malah dengan terbuka menceritakan perasaannya dan penderitaan yang dialami sebagai korban Minamata dengan harapan tragedi Minamata tidak akan terjadi lagi.

9. Apa yang dimaksud dengan Moyai Naoshi?

Moyai berarti bekerja sama dalam mengerjakan sesuatu. Penderita Minamata memiliki program masyarakat Moyai Naoshi untuk menghadapi dampak tragedi Minamata dengan menghadapi, memahami dan menggalang kerja sama di Minamata dimana hubungan antar manusia dan hubungan manusia dengan alam pernah hancur. Pada saat merebaknya penyakit Minamata, korban Minamata dikucilkan dan tidak dapat berbaur dengan masyarakat yang takut tertular penyakit. Walaupun pemerintah telah menyatakan bahwa penyakit Minamata disebabkan oleh limbah pabrik Chisso, para penderita tetap diacuhkan oleh masyarakat yang masih tergantung pada Chisso. Pengadilan dan pembayaran kompensasi dipandang sebagai ancaman bagi keberlangsungan bisnis Chisso.

Selain itu, penderita mengalami diskriminasi dan perlakuan yang kasar saat pembayaran kompensasi. Sebagian warga yang menyatakan sebagai korban dianggap pura-pura. Karena penyakit Minamata disebabkan oleh Chisso yang menjadi tumpuan sumber keuangan Minamata, timbul kelompok masyarakat yang menentang pernyataan korban dan merusak hubungan masyarakat selama beberapa lama. Kesalahpahaman dan pertikaian warga tidak menyelesaikan masalah, maka akhirnya pemerintah, masyarakat dan korban Minamata mengadakan dialog untuk membangun kembali kota Minamata.

10. Pelajaran apa yang dapat kita petik dari penyakit minamata?
Penyakit Minamata terjadi karena masyarakat banyak mengkonsumsi ikan yang terkontaminasi metil merkuri dari limbah pabrik Chisso dan menimbulkan perpecehan di masyarakat. Penduduk Minamata telah menyadari bahwa air dan makanan sangat penting bagi kehidupan, sehingga limbah industri dan rumah tangga jangan sampai merusak lingkungan.

Produksi masal dan konsumsi masal membuat hidup lebih nyaman tetapi juga menghasilkan limbah masal yang mengorbankan lingkungan dan kesehatan, dikelilingi oleh asap, pupuk kimia, pengawet makanan dan bahan beracun lainnya. Kita tidak boleh mementingkan kehidupan materialis tanpa memperhatikan hubungan antar bangsa. Penyakit Minamata menunjukkan bahwa manusia menyebabkan terjadinya masalah sekaligus menjadi korban dari masalah yang dibuatnya sendiri.

Penyakit Minamata juga mengajarkan kebersamaan dengan alam bahwa kita dapat hidup karena adanya alam semesta, membina hubungan dengan manusia, sungai, laut dan membutuhkan makanan yang aman, perlu mengurangi limbah rumah tangga dan industri serta berupaya melakukan daur ulang untuk mengatasi berbagai masalah global.

Kamis, 01 Desember 2011

OTAKU?

zaman sekarang banyak anak-anak muda yang menyukai anime,manga,ataupun game.
dan ada oknum yang mengaku sebagai "otaku"
apakah itu otaku? sebaiknya anda berfikir dua kali sebelum mengaku sebagai otaku.

Otaku (おたく) adalah istilah bahasa Jepang yang digunakan untuk menyebut orang yang betul-betul menekuni hobi atau kata ganti orang kedua yang paling sopan dalam bahasa Jepang baku, setara dengan kata "Anda" dalam bahasa Indonesia.
Sejak paruh kedua dekade 1990-an, istilah Otaku mulai dikenal di luar Jepang untuk menyebut penggemar berat subkultur asal Jepang seperti anime dan manga, bahkan ada orang yang menyebut dirinya sebagai Otaku

Istilah "otaku" dalam arti sempit awalnya hanya digunakan di antara orang-orang yang memiliki hobi sejenis yang membentuk kalangan terbatas seperti penerbitan Dōjinshi(同人誌). Belakangan ini, istilah otaku dalam arti luas sering dapat mempunyai konotasi negatif atau positif bergantung pada situasi dan orang yang menggunakannya. Istilah otaku secara negatif digunakan untuk penggemar fanatik suatu subkultur yang letak bagusnya tidak bisa dimengerti masyarakat umum, atau orang yang kurang mampu berkomunikasi dan sering tidak mau bergaul dengan orang lain. Otaku secara positif digunakan untuk menyebut orang yang sangat mendalami suatu bidang hingga mendetil, dibarengi tingkat pengetahuan yang sangat tinggi hingga mencapai tingkat pakar dalam bidang tersebut.
Secara derogatif, istilah otaku banyak digunakan orang sebagai sebutan bagi "laki-laki dengan kebiasaan aneh dan tidak dimengerti masyarakat umum," tanpa memandang orang tersebut menekuni suatu hobi atau tidak. Anak perempuan di Jepang sering menggunakan istilah otaku untuk anak laki-laki yang tidak populer di kalangan anak perempuan, tapi sebaliknya istilah ini tidak pernah digunakan untuk
perempuan. Berhubung istilah otaku sering digunakan dalam konteks yang
menyinggung perasaan, penggunaan istilah otaku sering dikritik sebagai praduga atau
perlakuan diskriminasi terhadap seseorang.

sumpah najis --"


Istilah otaku juga identik dengan sebutan Akiba Kei yang digunakan untuk
laki-laki yang berselera buruk dalam soal berpakaian. Sebutan Akiba Kei berasal dari
gaya berpakaian laki-laki yang lebih suka mengeluarkan uang untuk keperluan hobi
di distrik Akihabara, Tokyo daripada membeli baju yang sedang tren. Sebutan lain
yang kurang umum untuk Akiba-Kei adalah A-Boy atau A-Kei, mengikuti istilah BBoy
(B-Kei atau B-Kaji) yang sudah lebih dulu ada untuk orang yang meniru
penampilan penyanyi hip-hop berkulit hitam.

Kehidupan Sosial para Otaku dengan Sesama Otaku

Kebiasaan orang Jepang untuk masuk dalam suatu kelompok juga terdapat
dalam komunitas otaku di Jepang. Hal itu dapat terlihat dari berbagai macam jenis
kelompok otaku yang ada di Jepang. Persamaan yang ada dalam diri mereka menjadi
asal mula pembentukan kelompok otaku tersebut.
Para Otaku dalam kehidupan sosialnya kurang dapat terlihat secara langsung.
Mereka lebih suka berkumpul secara tidak langsung seperti dalam dunia maya
(misalnya, internet). Mereka menggunakan jaringan elektronik, karena media itulah
yang membuat mereka tetap bisa tinggal di rumah, sekaligus memampukan mereka
untuk bertemu dengan orang-orang serupa tanpa perlu kontak fisik. Mereka lebih
dapat terbuka tanpa kontak secara langsung. Biasanya mereka membentuk suatu
komunitas yang memiliki persamaan hobi. Dalam suatu komunitas tersebut, mereka
dapat terbuka dan mulai mengungkapkan jati dirinya. Hal ini dikarenakan mereka
merasa aman membuka diri dalam kelompoknya.
Biasanya, otaku menghindari komunikasi langsung, tapi terus menerus dan secara berlebihan, berkomunikasi melalui berbagai teknologi media. Struktur pertukaran informasi mereka adalah uwasa (desas-desus) dan kuchi-komi (komunikasi oral, gosip), komunikasi minor, dan ofu rekoodo (off the record), dan berbagai jenis permainan, penyebaran melalui jaringan elektronik, dan (pada akhirnya) diskomunikasi. Penting untuk berbicara, namun tidak penting apa yang dibicarakan. Karakter dari para otaku adalah bahwa mereka berbicara tanpa konteks tertentu. Mereka hidup dalam sistem yang merujuk diri sendiri yang tidak perlu memperhatikan isi. Paling penting dalam kesadaran mereka adalah keberadaan media.
Pada dasarnya, mereka dapat berkomunikasi hanya dengan otaku yang satu tipe. Percakapan mereka tidaklah interaktif (artinya saling berbalasan), tapi hanya untuk memamerkan pengetahuan (informasi) yang mereka punya. Setiap orang mengkategorikan yang lain dengan kesukaan mereka pada detail-detail tertentu. Jika dua orang dari mereka menemukan kesukaan yang sama, maka mereka akan menjadi dekat. Tapi jika tidak, mereka tidak merasa perlu untuk saling bercakap-cakap. Mereka tidak merasa perlu untuk mempengaruhi orang lain untuk menyukai apa yang mereka sukai.
Kelompok ataupun komunitas otaku tersebut dapat dikatakan memiliki hubungan sosial yang hampir sama dengan kebanyakan kelompok lainnya. Hanya saja mungkin cara mereka bergaul atau bersosialisasi sedikit berbeda. Misalnya, mereka lebih suka bersosialisasi dengan orang yang memiliki minat dan hobi yang sama dengan dirinya saja. Jika ada yang memiliki minat sedikit berbeda dari mereka mungkin akan sedikit sulit bersosialisasi dengan mereka. Para otaku tersebut sangat menghargai orang yang mau memahami minat mereka terhadap hobinya, dan biasanya cenderung menutup diri pada orang asing (yang berbeda hobi).
Para otaku di Jepang dalam komunitasnya sangat loyalitas, terutama dalam saling pemberian informasi yang menyangkut hobi mereka. Mereka akan sangat menghargai dan menghormati orang yang memiliki sumber informasi mengenai hobi mereka. Karena itu para otaku tersebut saling berlomba-lomba memperoleh informasi dan melengkapi koleksi mereka untuk dapat diperlihatkan kepada otaku yang lain.
Sesama otaku tersebut memiliki suatu kesamaan akan sesuatu hal dengan otaku lainnya, dan mereka mulai akan merasa diterima dalam kelompok tersebut. Sehingga dapat dikatakan sesama otaku tersebut membentuk komunitas mereka atas dasar persamaan yang ada dalam diri mereka.

Kehidupan Sosial para Otaku dengan yang Non-Otaku
Para otaku dalam kehidupan sosialnya dengan yang non-otaku sedikit sulit terlihat. Biasanya meraka kurang dapat berkomunikasi satu sama lain, karena terdapat banyak perbedaan yang ada. Misalnya, dari cara berpakaian, hobi, dan cara pandang mereka terhadap sesuatu hal berbeda dengan masyarakat kebanyakan.
Kalau melihat dari sudut pandang masyarakat kebanyakan yang memandang negatif para otaku, maka tidak heran para otaku tersebut sedikit demi sedikit mulai menjauhi kehidupan bermasyarakat dan mulai membentuk komunitas mereka sendiri.
Para otaku tersebut mulai hidup dalam dunia khayalan yang mereka ciptakan seperti dalam dunia manga dan anime. Mereka lebih suka hidup dalam dunia
khayalan tersebut dikarenakan tidak ada tekanan dari masyarakat dan mereka dapat lebih berekspresi dalam dunia yang mereka ciptakan sendiri. Hal ini menyebabkan mereka sedikit sulit memisahkan antara yang mana merupakan khayalan dan yang mana merupakan kenyataan. Sehingga kecendrungan untuk semakin terpisah dari yang non-otaku (masyarakat) pun terjadi.
Kehidupan sosial para otaku dengan yang non-otaku tersebut dapat dikatakan sangat jarang terlihat, walaupun mungkin ada beberapa yang non-otaku dapat memahami keadaan mereka. Tetapi karena pandangan masyarakat yang sudah terlanjur memandang negatif para otaku, semakin membuat mereka menjauh perlahan-lahan dalam kehidupan bermasyarakat secara umum.
Kehidupan para otaku mungkin tidak jauh berebeda dari kebanyakan orang lainnya. Namun perilaku maupun tindakan para otaku tersebut berbeda dengan orang lainnya. Mereka lebih suka diam di rumah untuk membaca manga dan menonton anime. Mereka seolah-olah masuk ke dalam dunia khayalan yang diciptakan oleh anime dan manga tersebut dan ikut terhanyut ke dalam ceritanya. Mereka mulai merasakan kesenangan yang lebih setelah mereka membaca manga dan menonton anime. Mereka ingin lepas dari tekanan kenyataan kehidupan yang sebenarnya dan mulai mencari dunia khayalan yang tidak memaksa dan dapat mereka ciptakan sendiri.
Para otaku tersebut mulai bersikap seperti apa yang diciptakan oleh manga dan anime tersebut. Perilaku mereka menjadi sedikit aneh dan menyimpang kalau dilihat oleh masyarakat. Keanehan para otaku tersebut seperti : mereka lebih suka sesuatu yang abstrak daripada yang konkrit, contohnya, mereka lebih menyukai figure-figure tokoh anime dibandingkan manusia sebenarnya. Mereka kurang cakap berkomunikasi dengan orang lain daripada dengan tokoh-tokoh game yang dapat berbicara dengan mereka.
Perilaku para otaku dinilai aneh oleh masyarakat Jepang yang menganggap sesuatu hal yang yang dilakukan para otaku tersebut menyimpang dari perilaku kebanyakan orang. Ada kesan bahwa semua otaku tergila-gila pada teknologi. Namun sebenarnya, itu bukan berarti mereka semua membenci alam, karena ada otaku untuk ikan tropis dan fosil. Mereka melakukannya dalam gaya otaku. Dalam hal ini yang penting adalah sikapnya, bukan yang lain.


sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Otaku

http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/24900/3/Chapter%20II.pdf

Jumat, 16 September 2011

welcome to unlam tekling 2011

oke. seminggu belakangan ini gue di sibukin sama yang namanya ospek atau P2B *kaga tau kepanjangannya*

jujur aja ini adalah ospek pertama dalam hidup gue. karena dari SMP dan SMA selalu gak pernah ikut ospek, bukannya gue takut ikut ato ga mau ikut. tapi allah SWT tidak mengijinkannya #serius

ospek di fakultas teknik bisa di bilang sangat nyaman.. kenapa? kakak BEM-nya semua baik-baik.
gak nyusahin maba.. sampe bakul,sapu lidi,& topi purun aja di sediain.

kalo cerita masalah ospek mah, biasa aja... gak ada yang spesial.
yang rame adalah saat malam inagurasi & pensi.

awalnya yang ngadain dari BEM fakultas teknik.
dan alhamdulillah,, dengan 98% improfisasi dan tanpa persiapan prodi kami teknik lingkungan juara 2..
:)


nah... yang paling rame waktu malam inagurasi semua fakultas di banjarbaru.
tempatnya di lapangan basket Fakultas kedokteran.

ini dia penampakannya para jamaah..

gelap yee...


berasa nonton layar tancep


dan malam itu di warnai sedikit kericuhan antara Fakultas gue (teknik) sama fakultas kedokteran.
dan alhamdulillah mereka jadi juaranya dan kami yang jadi juara harapan 3 alias paling bonthot. =__=

dan gue juga minta maaf sama fakultas kehutanan, karena udah jadi propokator nyorakin kalian. tapi bukan gue yee yang ngelempar botol! bukan GUE!!


yah.. berhubung nih malam rame banget, teriak-teriak sampe pita suara gue sixpack.
dan besoknya gue harus di ribetin bersihin rumah gara-gara nyokap bokap mau datang.

wassalam...